BTemplates.com

Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 22 Oktober 2015

Isi Ultimatum Inggris Kepada Rakyat Surabaya


November, 9 th. 1945.

TO ALL INDONESIANS OF SOERABAYA.


          On October 28th, 1945, Indonesians of Soerabaya treacherously and without provocation, suddenly attacked the British Forces who had come for the purpose of disarming and concentrating the Japanese Forces, of bringings relief to Allied prisoners of war and internees, and of maintaining law and order. In the fighting which ensued, British personnel were killed or wounded, some are missing, interned woman and children were massacred, and finally Brigadier Mallaby was foully murdered when trying to implement the truce which had been broken in spite of Indonesian undertakings.
              The above crimes against civilization cannot go unpunished. Unless therefore, the following orders are obeyed without fail by 06.00 hours on 10th, November at the latest, I shall enforce them with all the sea, land and air forces at my disposal, and those Indonesians who have failed to obey my orders will be solely responsible for the bloodshed which must inevitably ensue.

(Signed) Maj. Gen. R.C. Mansergh,
Commander Allied Land Forces, East Java.
          

Rabu, 21 Oktober 2015

Anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)


Ketua         : Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat
Ketua Muda: R.P. Suroso
Ketua Muda: Ichibangase Yosio

Anggota:


  1. Ir. Soekarno
  2. Mr. Muhammad Yamin
  3. Mr. Dr. R. Kusuma Atmaja
  4. R. Abdulrahim Pratalykrama
  5. M. Aris
  6. Ki Hajar Dewantara
  7. R.A.A. Wiranatakusuma
  8. Munandar
  9. Oei Tjang Tjoei
  10. Drs. Mohammad Hatta
  11. R.M. Margono Joyohadikusumo
  12. K.H. Abdul Halim
  13. K.H. Masykur
  14. R. Sudirman
  15. Prof. Dr. P.A.H. Jayadiningrat
  16. Ki Bagus Hadikusumo
  17. B.P.H. Bintoro
  18. A.K. Muzakir
  19. B.P.H. Purboyo
  20. Ny. Maria Ulfah Santoso
  21. R.M.T.A. Suryo
  22. R. Ruslan Wongsokusumo
  23. Mr. Susanto
  24. Ny. R.S.S. Sunarjo Mangunpoespito
  25. Dr. R. Buntaran Martoatmojo
  26. Liem Kun Hian
  27. Mr. J. Latuharhary
  28. Mr. R. Hindromartono
  29. R. Sukarjo Wiryopranoto
  30. H. Ahmad Sanusi
  31. A.M. Dasaad
  32. Mr. Tan Eng Hoa
  33. Oei Tjang Hauw
  34. H. Agus Salim
  35. M. Sutarjo Kartohadikusumo
  36. Ir. R.M.P. Surahman Cokroadisuryo
  37. R.A.A. Sumitro Kolopaking Purbonegoro
  38. K.R.M.T.H. Wuryaningrat
  39. Mr. Achmad Subarjo
  40. Prof. Dr. Asikin Wijayakusuma
  41. Abikusno Cokrosuyoso
  42. Parada Harahap
  43. Mr. R.M. Sartono
  44. K.H.M. Mansur
  45. Drs. K.R.M.A. Sosrodiningrat
  46. Prof. Dr. Mr. Supomo
  47. Prof. Ir. R. Roseno
  48. Mr. R. Singgih
  49. Mr. Suwandi
  50. K.H.A. Wahid Hasyim
  51. P.F. Dahler
  52. Dr. Sukiman
  53. Mr. K.R.M.T. Wongsonegoro
  54. R. Otto Iskandardinata
  55. A. Baswedan
  56. Abdul Kadir
  57. Dr. Samsi
  58. Mr. A.A. Maramis
  59. Mr. R. Samsudin
  60. Mr. R. Sastromulyono

Upaya-Upaya Untuk Meningkatkan Hasil Pertanian


         Upaya-upaya untuk meningkatkan hasil pertanian dilakukan dengan cara intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi, dan rehabilitasi.

1.     Intensifikasi, ialah upaya untuk meningkatkan hasil pertanian tanpa               memperluas lahan pertanian yang telah ada. Upaya intensifikasi dilakukan         dengan cara penggunaan pupuk, bibit unggul, pengairan, pemeliharaan,             dan penyuluhan. Intensifikasi lebih dikenal dengan nama panca usaha             tani. Untuk keperluan irigasi pertanian, pemerintah membangun waduk.           Air yang ditampung di waduk dialirkan ke lahan pertanian. Di Bali, ada               organisasi masyarakat yang khusus mengatur pengairan sawah yang                 disebut Subak. Anggota Subak adalah kelompok pemakai air.

2.     Ekstensifikasi, adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan                   memperluas lahan pertanian. Perluasan lahan pertanian di Pulau Jawa               sudah tidak memungkinkan lagi. Oleh karena itu, perluasan lahan                     pertanian dilaksanakan di luar Pulau Jawa. Pemerintah melakukan                     kegiatan transmigrasi ke Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

3.     Diversifikasi, ialah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan cara                 memperbanyak jenis tanaman pada suatu lahan pertanian. Diversifikasi             tanaman dilakukan agar pertanian tidak hanya menghasilkan satu jenis             tanaman. Contoh diversifikasi pertanian adalah sistem tumpang sari, yaitu         menanam beberapa jenis tanaman secara bersamaan pada lahan yang               sama. Misalnya, menanam secara bersama-sama ubi kayu, kedelai,                   jagung. Diversifikasi dapat dilakukan di antara dua musim tanam atau               pada satu musim secara bersamaan.

4.     Rehabilitasi, adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan cara               memperbarui cara-cara pertanian yang ada atau mengganti tanaman yang         tidak produktif lagi. Upaya-upaya ini misalnya memperbaiki sawah tadah           hujan menjadi sawah irigasi, mengganti tanamannya yang sudah tua                 dengan tanaman baru, dan mengganti tanaman yang tidak                               menguntungkan dengan tanaman yang lebih menguntungkan.
       

Kamis, 15 Oktober 2015

34 Provinsi di Indonesia



  1. Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
  2. Provinsi Sumatera Utara
  3. Provinsi Riau
  4. Provinsi Kepulauan Riau
  5. Provinsi Sumatera Barat
  6. Provinsi Jambi
  7. Provinsi Bengkulu
  8. Provinsi Sumatera Selatan
  9. Provinsi Bangka Belitung
  10. Provinsi Lampung
  11. Provinsi Banten
  12. Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta
  13. Provinsi Jawa Barat
  14. Provinsi Jawa Tengah
  15. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
  16. Provinsi Jawa Timur
  17. Provinsi Bali
  18. Provinsi Nusa Tenggara Barat
  19. Provinsi Nusa Tenggara Timur
  20. Provinsi Kalimantan Barat 
  21. Provinsi Kalimantan Tengah
  22. Provinsi Kalimantan Timur
  23. Provinsi Kalimantan Utara
  24. Provinsi Sulawesi Selatan
  25. Provinsi Sulawesi Tenggara
  26. Provinsi Sulawesi Tengah
  27. Provinsi Sulawesi Barat
  28. Provinsi Gorontalo
  29. Provinsi Sulawesi Utara
  30. Provinsi Maluku Utara
  31. Provinsi Maluku
  32. Provinsi Papua
  33. Provinsi Papua Barat
  34. Provinsi Kalimantan Selatan

Sejarah Skatek 022


          Skadron Teknik 022 merupakan satuan pemeliharaan dibawah Lanud Abdulrachman Saleh yang mempunyai tugas pokok menyiapkan dan menyelenggarakan pemeliharaan terhadap seluruh Alat Utama Sistem Senjata Udara (Alutsista Udara) beserta komponennya yang menjadi kekuatan Lanud Abdulrachman Saleh sampai pada tingkat sedang.
          Sebagai realisasi adanya kesatuan pemeliharaan yang terpisah maka berdasarkan Surat Keputusan Menteri / Kepala Staf Udara Nomor 487 tanggal 31 Juli 1960 dibentuklah Skadron Pemeliharaan dengan nama Skadron Teknik 2 yang berada dibawah Wing Operasi 2 Komando Operasi. Untuk mempertahankan kemampuan pemeliharaan khususnya di Skadron Teknik 2 tersebut, serta adanya perkembangan baru dibidang organisasi TNI AU umumnya dan Komando Logistik khususnya maka pada tanggal 16 Agustus 1967 Skadron Teknik yang sejak berdirinya dibawah Wing Operasi 002, ditarik ke jajaran dibawah komando logistik yaitu dibawah Wing Log 020 yang berkedudukan di Lanud Halim Perdanakusuma, kemudian nama Skadron Teknik 2 diganti dengan nama Skadron Teknik 2 diganti dengan nama Skadron Teknik 022 Wing Logistik 020 Kologau. Berdasarkan Surat Keputusan KASAU Nomor 69 tanggal 23 Juli 1970 tentang penghapusan Wing Logistik 020, maka Skadron Teknik 022 kembali bergabung dibawah Wing Operasi 002 yang berkedudukan di Lanud Abdulrachman Saleh. Sejak tanggal 9 April 1985 TNI Angkatan Udara mengadakan reorganisasi dimana Wing Operasi 002 mengalami likuidasi sehingga Skadron Udara 5 pindah ke Lanud Hasanudin Ujung Pandang. Bersamaan dilaksanakan reorganisasi tersebut diaktifkan pula Skadron Udara 4 dan Skadron Udara 32 yang berada langsung dibawah Lanud Abdulrachman Saleh. Dengan demikian Skadron Teknik 022 sejak tanggal 25 Juni 1985 bertambah tugas dan tanggung jawabnya untuk merawat / memelihara pesawat angkut ringan C-212-200 yang dioperasikan Skadron Udara 4. Pada tanggal 8 Februari 1995 berdasarkan perintah khusus pimpinan dari Markas Besar TNI AU maupun Koharmatau yang tertuang pada PTU Nomor 83 bulan Oktober 1992, Skadron Teknik 022 mempunyai tugas tambahan untuk melaksanakan pemeliharaan "Three Years Inspection" (YTI) terhadap pesawat C-130 Hercules.

Rabu, 14 Oktober 2015

Jarak Matahari ke Planet-Planet



  1. Matahari ke Merkurius : 57.910.000 km
  2. Matahari ke Venus       : 108.210.000 km
  3. Matahari ke Bumi        : 149.600.000 km
  4. Matahari ke Mars         : 227.940.000 km
  5. Matahari ke Jupiter      : 778.300.000 km
  6. Matahari ke Saturnus   : 1.427.320.000 km
  7. Matahari ke Uranus      : 2.863.840.000 km
  8. Matahari ke Neptunus  : 5.861.444.000 km

Selasa, 13 Oktober 2015

Manfaat Olahraga Untuk Otak


          Olahraga merupakan hal yang sangat penting untuk menyehatkan tubuh kita, termasuk otak. Dengan berolahraga sedikitnya 10 menit setiap hari, akan membuat mental kita lebih sehat, pikiran jernih, berkurangnya stres, dan akhirnya memicu timbulnya perasaan yang bahagia. Manfaat olahraga untuk otak kita adalah sebagai berikut:

          1. Dapat meningkatkan kemampuan otak
              Latihan fisik atau olahraga secara rutin dapat meningkatkan                             konsentrasi, kreativitas, dan kesehatan mental. Hal ini disebabkan                     olahraga bisa meningkatkan jumlah oksigen dalam darah dan                           mempercepat aliran darah menuju otak. Para ahli percaya bahwa hal-               hal ini dapat mendorong reaksi fisik dan mental yang lebih baik.
          
          2. Dapat membantu mengurangi penurunan mental
              Riset membuktikan bahwa latihan sederhana seperti jalan kaki secara               teratur, dapat membantu mengurangi penurunan mental, terutama                   pada wanita di atas 65 tahun.

          3. Dapat mengurangi stres
              Olahraga yang baik untuk mengurangi stres adalah melakukan                         aktivitas, seperti jalan kaki, berenang, bersepeda, dan lari.

          4. Dapat meningkatkan daya tahan tubuh
              Melakukan olahraga dengan santai dapat meningkatkan hormon-                       hormon, baik dalam otak, seperti adrenalin, serotonin, dopamin                         maupun endorfin. Hormon ini berperan dalam meningkatkan daya                     tubuh.

          5. Dapat memperbaiki kepercayaan diri
              Riset membuktikan bahwa remaja yang aktif berolahraga merasa lebih               percaya diri dibandingkan dengan teman-temannya yang tidak                         melakukan aktivitas olahraga.

          Melihat besarnya manfaat tersebut maka hiasilah hidup kita dengan aktivitas olahraga. Dengan olahraga kita akan mendapatkan kesehatan dan kebugaran tubuh.